Penting, Inilah 6 Tips Belajar Pemrograman Sendiri Alias Otodidak


6 Tips Belajar Pemrograman Sendiri Alias Otodidak. Secara garis besar, pemrograman adalah seni dalam menggunakan satu algoritma atau lebih yang saling berkaitan dengan menggunakan bahasa pemrograman atau script language tertentu untuk membuat sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang digunakan digarap dengan menggunakan script program agar dapat bekerja.

alt="tips belajara pemrograman secara otodidak"

Biasanya, seseorang belajar pemrograman dengan mengikuti program kursus atau kelas pemrograman. Tapi, Agan juga bisa kok belajar pemrograman sendiri alias secara otodidak. Soalnya, zaman sekarang Agan bisa temukan banyak sumber media belajar yang gratis, tapi tak kalah lengkap!
Nah, supaya belajar pemrogramannya semakin maksimal, lakukan tips-tips ini, yuk!

6 bahasa pemrograman paling populer di Indonesia, mana favorit Agan?

Tips Belajar Bahasa Pemrograman Secara Otodidak

1. Tentukan bahasa pemrograman yang ingin dipelajari.
Karena ada banyak sekali jenis script language yang ada di luar sana dan sedang berkembang saat ini, Agan perlu tentukan dulu ingin belajar bahasa pemrograman apa. Soalnya, sebagai pemula, Agan jelas tidak bisa belajar semuanya secara bersamaan. Jadi, tentukan dulu Agan ingin belajar bahasa pemrograman yang apa dengan mengenali lebih dulu apa saja bahasa pemrograman paling populer. Dengan begitu, Sobat jadi tahu gambaran besar soal kegunaan masing-masing jenis bahasa pemrograman dan apa yang kira-kira lebih cocok dengan selera atau karakteristik Agan.

2. Gunakan modul atau sumber dengan tutorial lengkap.
Walaupun Agan bisa dapatkan banyak sumber untuk belajar pemrograman sendiri, termasuk lewat internet, Agan juga perlu memilih modul yang baik, lho. Soalnya, modul yang baik dan tepat harusnya lengkap, punya susunan alur belajar yang rapi dan terstruktur, dan lengkap. Kalau sumbernya terpisah-pisah, Agan nanti pasti akan kesulitan waktu belajar, lho! Selain itu, lebih bagus lagi kalau sumber yang Agan pilih punya tutorial, jadi Agan bisa sekalian mencoba-coba.

3. Buat jadwal belajar yang teratur.
Eh, jangan salah. Jadwal belajar bukan hanya untuk anak sekolahan, lho! Karena Agan akan belajar pemrograman sendiri, Agan perlu buat jadwal belajar yang disesuaikan dengan kesibukan Agan setiap hari, kemudian ikuti jadwal tersebut dengan disiplin. Jadi, Agan akan menjadikannya sebagai sebuah rutinitas yang lama-lama jadi kebiasaan.

4. Perbanyak latihan atau praktek.
Ketika Agan sudah mulai belajar pemrograman, Agan akan temukan banyak materi yang dijelaskan lewat tahapan atau proses. Nah, Agan harus ikut mencobanya agar semakin paham. Bahkan, praktek sekali saja tidak cukup, lho! Artinya, Agan harus mencobanya sampai berkali-kali agar lebih paham dan semakin menguasai materi bahasa pemrograman yang dipelajari. Soalnya, percuma kalau Agan bisa temukan modul yang komplit kalau Agan ternyata minim praktek. Jadinya bingung, kan?

5. Copy-paste? Jauhi!
Salah satu hal terlarang saat Agan belajar pemrograman adalah copy-paste. Maksudnya, Agan hanya mengopi dan mengulang apa yang ada di dalam modul sama persis, apalagi ketika Agan praktek atau latihan pemrograman. Kalau Agan hanya terpaku pada tutorial di dalam modul dan sekadar copy-paste, Agan malah jadi kekurangan kreativitas. Padahal, kreativitas penting saat membuat sebuah program, lho!

6. Ada kesalahan? Coba debug sendiri.
Satu lagi langkah penting ketika belajar pemrograman secara otodidak adalah untuk membereskan atau memperbaiki kesalahan (debug) sendiri. Tujuannya jelas: supaya Agan bisa debug sendiri kalau terjadi kesalahan lagi di kemudian hari. Selama Agan cermat, debug tak perlu jadi masalah yang harus dibesar-besarkan, kok. Justru dengan mencoba debug sendiri, Agan jadi punya memori soal apa yang perlu dikoreksi kalau kesalahan terjadi lagi di masa depan, kan? Baru kalau Agan benar-benar sudah kepentok, Agan bisa tanya atau konsultasi pada teman yang sudah lebih jago dalam urusan pemrograman.

Comments

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>